INFO Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dalam 10 Hari, 18 Siswa Sekolah Rakyat Sinjai Masuk Puskesmas, Diagnosis Beragam

Dalam 10 Hari, 18 Siswa Sekolah Rakyat Sinjai Masuk Puskesmas, Diagnosis Beragam

SINJAI, Wartapolitika.com - Kondisi kesehatan sejumlah siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Sinjai, kini menjadi sorotan. Dalam rentang waktu sejak 19 Agustus hingga Sabtu (29/8/26), tercatat sebanyak 18 siswa SRT telah mendapatkan perawatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.

Kepala PKM Balangnipa, Mustamin, membenarkan adanya sejumlah siswa SRT Sinjai yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan tersebut.

"Sejak 19 Agustus ada 18 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Sinjai yang dirawat. Bahkan sampai hari ini masih ada beberapa yang dirawat," kata Mustamin saat dikonfirmasi, Sabtu pagi (29/8/26).

Mustamin mengatakan, keluhan kesehatan yang dialami para siswa cukup beragam. Namun, pihaknya belum merinci diagnosis masing-masing pasien.

"Diagnosanya beragam, namun belum bisa saya rincikan. Nanti saya kabari," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Sinjai, Rahmat S, turut membenarkan adanya siswa yang masih menjalani perawatan di PKM Balangnipa. Menurut Rahmat, hingga Sabtu terdapat delapan siswa yang masih mendapatkan penanganan medis. 
Keluhan yang dialami di antaranya demam, sakit ulu hati, batuk, hingga sesak napas.

Rahmat membantah informasi yang menyebut para siswa mengalami keracunan.

"Iyye, saat ini ada delapan orang yang sedang dirawat di PKM. Ada yang demam, sakit ulu hati, batuk, serta ada satu orang yang sesak. Sesak ini memang penyakit bawaan. Jadi, salah info kalau ada yang bilang siswa SR keracunan," kata Rahmat saat dikonfirmasi melalui seluler.

Rahmat mengatakan dirinya sedang dalam perjalanan menuju Bone ketika dikonfirmasi mengenai kondisi para siswa.

Banyaknya siswa yang mendapatkan perawatan dalam rentang waktu berdekatan memunculkan perhatian dan pertanyaan di tengah pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SRT Sinjai.

Pegiat sosial Sinjai, Musadaq, meminta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi kesehatan para siswa. Menurut dia, perlu ada kepastian mengenai faktor yang menyebabkan sejumlah siswa mengalami gangguan kesehatan.

" Tentu kami berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan lebih lanjut untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa sekaligus menjamin mutu keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar di SRT Sinjai," kata Musadaq.

Musadaq juga menyoroti kondisi pembangunan gedung SRT Sinjai yang disebut belum sepenuhnya rampung meski kegiatan belajar mengajar telah berlangsung.

"Kita tahu, SRT yang terletak di lingkungan kantor Bupati itu belum rampung 100 persen dan sudah lewat kontrak kerjanya," ujarnya.

Dia berharap pihak terkait memberikan informasi secara transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Menurutnya, aspek kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan siswa harus menjadi perhatian utama, terlebih kegiatan belajar mengajar telah berlangsung di tengah kondisi fasilitas yang disebut masih dalam tahap penyelesaian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah gangguan kesehatan yang dialami para siswa tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan maupun fasilitas tempat belajar.

Pihak sekolah maupun fasilitas kesehatan juga belum menyatakan adanya dugaan keracunan massal. Karena itu, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa masih menunggu penjelasan dan hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat memberikan informasi secara terbuka mengenai kondisi para siswa sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar di SRT Sinjai berlangsung dalam lingkungan yang aman, sehat, dan layak. (Bgs)
Anda sekarang membaca artikel Dalam 10 Hari, 18 Siswa Sekolah Rakyat Sinjai Masuk Puskesmas, Diagnosis Beragam dengan alamat link https://www.wartapolitika.com/2026/08/dalam-10-hari-18-siswa-sekolah-rakyat.html

0 Comments: