Beras
Daerah
Gowa
Kasus
Kepolosian
modus
Penggelapan
Penipuan
Polisi
Tega! Pedagang Beras di Gowa Ditipu Rp15 Juta, Modus “Sumbangan Panti Asuhan"
GOWA - Pelaku penipuan kembali berulah. Kali ini Dg. Nassa, pedagang beras asal Desa Bontosunggu, Kabupaten Gowa, menjadi korban dengan kerugian Rp15 juta. Pelaku yang mengaku dari Panciro memperdaya korban melalui perkenalan lewat akun Facebook dengan modus sumbangan ke panti asuhan.
Dari kasus yang kini dalam tahap penyelidikan Pihak Kepolisian, aksi disebut terjadi pada Minggu petang, (28/6/26). Pelaku awalnya memesan sebanyak 1 ton beras seharga Rp15 juta lewat Facebook.
Beras kemudian diantar anak korban ke Macanda. Tiba di titik, pelaku mengubah cerita. Ia mengaku total pesanan 2 ton untuk disumbangkan ke panti asuhan di Samata.
Tanpa curiga, 20 karung diturunkan di panti. Sisanya diarahkan ke rumah makan Bebek Goreng/Begor dengan janji bisa makan gratis setelah antar.
Lima menit kemudian, pelaku menghubungi pengelola panti. Ia berdalih “salah bongkar” dan mengklaim sumbangan hanya 100 kg, bukan 20 karung.
Dengan alasan itu, pelaku berhasil membawa kabur 18 karung. Saat ditanya pengelola kenapa bukan mobil pengantar yang ambil, pelaku berbohong sudah memerintahkan mobil lain.
Beras curian itu langsung dijual ke Toko Cacha milik Ibu Anti dengan harga Rp630/kg, jauh di bawah harga pasar Rp700/kg.
Aksi pelaku terbongkar setelah Dg. Nassa menemukan berasnya di toko tersebut dan meminta pemilik toko menahan barang.
Pasca kejadian tersebut, keluarga korban telah melaporkan kasus inj ke Polres Gowa. Hingga berita ini terbit, pelaku masih diburu.
“Ini bukan sekadar rugi uang. Ini penipuan yang mencoreng nama baik panti asuhan. Kami minta polisi tidak main-main. Tangkap dan proses hukum seberat-beratnya,” tegas keluarga korban.
Polres Gowa diharapkan segera mengungkap pelaku.
Anda sekarang membaca artikel Tega! Pedagang Beras di Gowa Ditipu Rp15 Juta, Modus “Sumbangan Panti Asuhan" dengan alamat link https://www.wartapolitika.com/2026/06/tega-pedagang-beras-di-gowa-ditipu-rp15.html
0 Comments: